Tuesday, March 20, 2007

Venus Flytrap

Tak ada yang mengira bahwa lima anggota grup vokal Venus Flytrap tersebut bukan perempuan tulen. Mereka terlahir sebagai laki-laki, tapi menjalani operasi perubahan kelamin menjadi perempuan. Meski begitu, Bobo, Taya, Amy, Gina, dan Nok siap membuktikan bahwa mereka tak kalah hebat dibandingkan Spice Girl, grup vokal asal Inggris yang mereka jadikan acuan. Venus Flytrap muncul saat sebuah perusahaan rekaman multinasional Sony BMG di Thailand mencari format grup vokal yang unik dan berbeda dari grup lain. Melihat banyaknya kaum transseksual yang mengisi panggung hiburan, mereka tertarik merekrut beberapa di antaranya dan mempersiapkannya menjadi grup vokal yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional. Langkah awal yang dilakukan adalah mengaudisi 100 transseksual yang biasa menari dan menyanyi di panggung. Kemudian, terpilih lima orang, yakni Topmonthawan ”Gina” Boonchalee, Dhanade ”Taya” Ruangroongroj, Krerkkong ”Nok” Suanyot, Ploypaitoon ”Bobo” Moukprakaaiphed, dan Rachakorn ”Amy” Jaroensuk. Mereka dilatih menyanyi dan beraksi di atas panggung selama setahun. Thailand diyakini memiliki populasi transseksual terbesar di dunia. Kalangan akademisi memperkirakan, jumlah transseksual di negeri itu mencapai 10.000 orang. Banyaknya kaum transseksual di Thailand tersebut disebabkan banyak hal. Selain operasi ganti kelamin yang murah, kaum tersebut lebih mudah diterima masyarakat Thailand dibandingkan negara lain. Bahkan, tradisi Thailand mengenalnya sebagai Kathoey yang lazim mengisi acara hiburan di desa-desa

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home